Cari Blog Ini

Pengikut (PATIH)

Arsip Blog

Mengenai Saya

Foto saya
Cianjur, Cianjur-Jawa barat, Indonesia
Nama saya Fajar maulana, saya ingin sekali menjadi guru. saya ingin sekali ,Menjadi guru, jagalah kebudayaan indonesia, kita adalah penerus bangsa jadi kita harus menjaganya. Yang saya inginkan ayo kita sama-sama melestarikan budaya indonesia. saya sangat mengharapkannya. saya juga ingi menjadi seorang musisi seperti artis-artis yang lain ingin seali. saa jangan menyerah, saya akan menggapai cita-cita itu. Saya sangat pengen baget menjadi seorang guru. saya mempunyai sahabat yaitu :andre dia sangat istimewa andre adalah buduk alias BUDI ANDUK. Aku sangat sedih sekali mengapa ini terjadi kepadaku, aku merasa bersalah. Maafkan aku CINTA

Bendera Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Untuk Merah Putih (film 2009), lihat: Merah Putih (film).
Bendera Indonesia
Flag of Indonesia.svg
Informasi Umum
Nama negara Bendera Republik Indonesia
Sebutan Sang Saka Merah Putih
Proporsi 2:3
Dipakai sejak 17 Agustus 1945
Desain Berdesain warna merah (diatas) dan putih (dibawah).
Pemakaian Hari Besar Nasional
Penggunaan Nasional
Bendera nasional Indonesia adalah sebuah bendera berdesain sederhana dengan dua warna yang dibagi menjadi dua bagian secara mendatar (horizontal). Warnanya diambil dari warna Kerajaan Majapahit. Sebenarnya tidak hanya kerajaan Majapahit saja yang memakai bendera merah putih sebagai lambang kebesaran. Sebelum Majapahit, kerajaan Kediri telah memakai panji-panji merah putih.
Selain itu, bendera perang Sisingamangaraja IX dari tanah Batak pun memakai warna merah putih sebagai warna benderanya , bergambar pedang kembar warna putih dengan dasar merah menyala dan putih. Warna merah dan putih ini adalah bendera perang Sisingamangaraja XII. Dua pedang kembar melambangkan piso gaja dompak, pusaka raja-raja Sisingamangaraja I-XII.[1]
Ketika terjadi perang di Aceh, pejuang – pejuang Aceh telah menggunakan bendera perang berupa umbul-umbul dengan warna merah dan putih, di bagian belakang diaplikasikan gambar pedang, bulan sabit, matahari, dan bintang serta beberapa ayat suci Al Quran.[2]
Di zaman kerajaan Bugis Bone,Sulawesi Selatan sebelum Arung Palakka, bendera Merah Putih, adalah simbol kekuasaan dan kebesaran kerajaan Bone.Bendera Bone itu dikenal dengan nama Woromporang.[3]
Pada waktu perang Jawa (1825-1830 M) Pangeran Diponegoro memakai panji-panji berwarna merah putih dalam perjuangannya melawan Belanda.
Bendera yang dinamakan Sang Merah Putih ini pertama kali digunakan oleh para pelajar dan kaum nasionalis pada awal abad ke-20 di bawah kekuasaan Belanda. Setelah Perang Dunia II berakhir, Indonesia merdeka dan mulai menggunakan bendera ini sebagai bendera nasional.